Tips Cara Merawat dan Memelihara Kelinci Anggora

Tips Cara Merawat dan Memelihara Kelinci Anggora
Belakangan ini fenomena kelinci hias kerap nampak di beragam media bikin serta tv. Pirsawan di tanah air terasanya memperoleh panorama yang unik dengan Hewan Peliharaan ini. Sebagian stasiun tv ataupun media bikin melihat juga sebagai suatu fenomena hoby, bukanlah bisnis (peternakan). Beberapa pirsawan tv di buat gemas oleh bermacam type kelinci hias itu. Lucu, jinak serta betul-betul fenomena baru. 

Kecenderungan ini lumrah mengingat sampai kini kita cuma tahu bahwa kelinci yang menjai Hewan Peliharaan orang-orang Indonesia macamnya monoton serta cuma dipelihara untuk mengkonsumsi daging. Pelihara kelinci, untuk beberapa petani dikerjakan juga sebagai peliharaan sampingan di samping pelihara kambing, domba atau sapi. Type kelinci yang sampai kini dipelihara petani juga umumnya kelinci lokal yang badannya kecil serta monoton bulunya. Tersebut panduan langkah menjaga serta pelihara Kelinci Angora : 

Suhu hawa lebih dingin dari kandang kelinci umum. 
Makan 3x satu hari serta janganlah banyak terkandung air. 
Janganlah terus-terusan dimandikan (grooming) lantaran bulunya gampang rontok. 
Jagalah kebersihan kandang, biarlah cahaya matahari masuk yang utama janganlah lembab serta aliran hawa baik serta drainasi untuk mengalirkan kotorannya terbangun bersih. 
Ukuran kandang minimum 50×50 cm apabila sangat mungkin buatkan tempat makanan sendiri lebih tinggi dari pijakan kelinci supaya tak terinjak-injak. 
Bila kelinci angora siap beranak jadi siapkan kandang yang lebih luas. 
Beri rerumputan kering diatas kotak kecil supaya kelinci angora terasa hangat untuk persiapan melahirkan. 
Beri makanan dari daun yang hijau, umpamanya rumput lapangan, kangkung serta sayuran yang lain. Berikanlah dalam situasi layu terkecuali dia sendiri yang mencari makanannya. 
Janganlah membersihkan sayuran supaya kandungan airnya rendah, sesuai sama point ke-2. 
Kelinci angora juga suka pada ubi jalar, berikanlah padanya, serta upayakan janganlah berikan makanan cuma satu type saja. Lantaran bakal menyebabkan jemu serta sulit makan. 
Saat makan yang pas seputar puku 7 pagi, siang hari makan seperlunya serta sore hari seputar jam 18. 00. Rutinitas type kelinci memanglah makan selama malam. 
Siapkan tempat tidur sendiri supaya tak terinjak-injak serta terserang kotorannya sendiri. 
Untuk anak kelinci angora upayakan janganlah terlampau banyak terserang tanah lembab atau becek supaya tak terserang penyakit gatal. 
Semoga bermamfaat serta beguna.

Kelinci Flemish Giant

Jika pada posting sebelumnya membahasan Kelinci Ras Giant yang menggemaskan secara sekias, maka pada kali ini saya akan membahasa lebih jauh tentang Kelinci Ras Giant yaitu Flemish Giant, berikut ini pembasannya;


Tentang Kelinci Flemish Giant.

Kelinci flemish giant Hewan Peliharaan dengan bentuk punggung seperti “mandolin” , mulai dari punggung sampai pangkal ekor. Kelinci flemish giant salah satu jenis kelinci besar yang diakui ARBA. Bobot minimal untuk kelinci dewasa  usia lebih dari 8 bulanan sekitar 14 lb. Tubuh flemish giant panjang dan kuat dengan perkembangan otot yang kuat dimana bagian belakang harus lebar dan besar. Bulu kelinci flemish giant mengkilap, padat dan cerah. Jika bulunya dielus dengan arah terbalik yakni dari belakang kedepan maka akan posisi bulu akan kembali. Kelinci flemish giant memiliki tujuh warna yang diakui ARBA yaitu hitam, biru, cokelat, abu-abu terang, warna pasir, warna besi baja abu-abu dan putih. Warna yang populer adalah abu-abu pasir.


Asal Muasal Kelinci Flemish Giant.
Kelinci flemish giant adalah keturunan dari kelinci Patagonia – Argetina yang oleh pedagang dari Belanda dibawa pada abad 16 – 17. Namun ada yang percaya bahwa kelinci flemish giant keturunan dari ras steenkonijn dan ras eropa “patagonian”. Flemish giant pada abd 18 di impor dari Inggris dan belgia ke Amerika, dimana pada tahun 1910 mulai mendapat sambutan dikalangan breeder yang hingga sekarang kelinci flemish giant semakin populer karena ukuran yang besar, warna yang indah dan multifungsi (sebagai kelinci pedaging atau sebagai kelinci hias).

Membesarkan Kelinci Flemish Giant.
Kelinci jenis flemish giant adalah kelinci berukuran besar, kelinci flemish giant tumbuh degan bobot empat kiloan dalam tujuh minggu dan bisa menjangkau bobot hingga 18 kiloan dalm sembilan bulan. Meskipun secara phisik kelinci flemish giant besar, kelinci ini jinak tidak terlalu sulit untuk ditangani. Kelinci flemish giant juga disebut sebagai kelinci serbaguna yakni dapat memproduksi daging atau bulu. Kelinci FG berkembang dengan pesat dengan prosentase lebih kecil dari biaya pakan atau hijauan, karena kelinci FG ukuran besar maka siap entry market  sebagai “Fryers”, pada usia delapan minggu suadh siap dipasarkan.

Kelinci FG selain memiliki karakteristik jinak juga bisa dilatih untuk membuang kotoran atau urin ditempat yang ditentukan. Kelinci FG memiliki toleransi terhadap udara dingin namun untuk udara yang terlalu panas  tidak tahan.

Kandang Kelinci Flemish Giant.

Kelinci FG memiliki gerakan yang kuat dan besar, untuk itu diperlukan kandang kelinci yang besar, paling tidak lantainya kisaran 30” sampai dengan “48”. Untuk kandang indukan memiliki lantai anatar 24” sampai 72”, kandangnya harus cukup tinggi paling tidak 24” atau kalau dalam posisi duduk telinganya tidak menyentuh atap kandang kelinci. Kelinci FG memiliki bobot yang berat , oleh karena itu lantai kandang kelinci flemish giant jangan dibuat dari kawat (wire mesh) yang bisa mengakibatkan kakinya terluka (shore hocks) jadi bisa dari bahan bambu.

Pakan Kelinci Flemish Giant.

Pakan kelinci FG sesuai pilihan dan ketersediaan di lingkungan sekitar,  bisa rumputan (loseh, sintrong dll) atau hijauan (daun lamtoro, turi, pisang dll) yang penting bersih , higienis dan memenuhi kriteria sebagai makanan kelinci. Konsentrat berupa pelet  kandungan 18% protein diberikan secara rutin.

Pemeliharaan Kelinci Flemish Giant.
Calon kelinci indukan flemish giant dibesarkan sampai usia 8 bulanan, dimana pertumbuhan berat maksimal 10 bulan sampai 14 bulan. Jika pada masa tersebut tidak dibesarkan secara maksimal dan calon indukan telah mencapai kematangan maka akan menumpuk banyak lemak di sekitar ovarium dan calon indukan kelinci FG akan mengalami kesulitan bunting, karena bila lemak telah mencapai disekitar indung telur sulit untuk menghilangkannya. Kotak sarang kelinci (nest box) disiapkan pada kehamilan 3 minggu, ukuran kotak sarang 14”x14”x24” dari papan yang kuat (tebal) dan kotak sarang tidak mudah bergeser.

Tips Merawat Kandang Kelinci Hias

Tips Merawat Kandang Kelinci Hias
Bila anda mempunyai Hewan Peliharaan kelinici hias, alangkah baiknya memahami Panduan Perawatan Kandang Kelinci Hias, lantaran kelinci yang sehat tidak terlepas dari kwalitas kandang mereka ; 

Kandang yang baik yaitu kandang yg tidak terlampau sempit untuk kelinci hias, terutama untuk kandang yang senantiasa tertutup. Cocokkan ukuran dengan besar kelinci ataupun jumlahnya, lantaran dengan kandang yang sempit kelinci tak leluasa bergerak, tak nyaman serta menyebabkan stres yang pada akhirnya memengaruhi kesehatan mereka. 

Senantiasa jagalah kebersihan kandang dari kotoran atau sisa-sisa makanan dengan cara teratur. Walaupun telah dilatih, terkadang kelinci masih tetap saja buang air asal-asalan atau membiarkan bekas makanan berantakan didalam kandang. 

Kandang kelinci hias yang baik yaitu kandang dengan pencahayaan yang baik. Jangan sempat kandang kelinci hias terlampau gelap serta suram, hal ini dapat dapat bikin kelinci hias terasa stres, terlebih apabila mereka tidak sering sekali dilepaskan diluar kandang. 

Tidak ada kelirunya jika anda sediakan " ranjang " untuk kelinci hias juga sebagai tempat tidur. Anda bisa membuatnya dari beragam bahan, dari mulai koran sisa, spons, gabus atau kapas yang dibalut kain. Tempat tidur simpel ini dapat bikin kelinci-kelinci hias anda hangat saat hawa dingin menyerang.

Tips Merawat dan Memelihara kelinci

Belakangan ini kelinci banyak dijadikan Hewan Peliharaan. Saat memelihara kelinci, jadi perhatian orang bakal tertuju pada pendirian kandang. Di bawah ini Beberapa hal yang butuh di perhatikan untuk bikin kandang yang nyaman untuk kelinci Hewan Peliharaan anda, yakni ;

suhu di dalam kandang, kandang cukup mendapatkan sinar matahari, dan kandang memiliki ventilasi udara yang baik. Selain pembuatan kandang, pakan menjadi perhatian yang tak kalah pentingnya ketika anda memiliki kelinci. Pakan yang baik untuk kelinci tentunya pellet khusus dan pemberian sayuran yang dilayukan sebelumnya. Kelinci tentunya perlu mendapat cairan secara rutin, sehingga penting pula untuk memberi mereka minum, dengan meyediakan wadah yang berupa air bersih.

Walau kelinci Hewan Peliharaan diletakkan didalam kandang, kelinci tetap harus memerlukan ada di alam terbuka. Oleh karenanya, baiknya dengan cara teratur juga melepas kelinci di halaman berumput. Hal semacam ini dikerjakan untuk menghindar stress yang dapat berbuntut pada kematian.

Kelinci Ras Giant yang lucu dan menggemaskan

Mungkin saja anda pernah lihat seekor kelinci besar yang lucu serta menggemaskan, kelinci yang disebut disini tidaklah Bugs Bunny si kelinci besar yang sering tampak menghiasi monitor kaca serta mengundang tawa kita dengan kelakuannya yang lucu serta sedikit usil itu. Kelinci besar yang disebut disini yaitu kelinci-kelinci yang termasuk juga dalam ras Giant.

Kelinci ras Giant adalah salah satu ras kelinci yang memiliki ukuran jauh lebih besar dibanding dengan ras kelinci lainnya. Kelinci yang termasuk ras Giant memiliki beberapa keuntungan, yakni bisa dijadikan sebagai Hewan Peliharaan dan bisa juga dijadikan binatang ternak untuk konsumsi.

Jenis kelinci yang termasuk ke dalam ras Giant diantaranya Flemish Giant, Checkered Giant, dan ras kelinci Carolina. Berikut ini sedikit penjelasan tentang kelinci-kelinci besar yang termasuk ke dalam ras Giant.

Flemish Giant atau dikenal dengan sebutan kelinci Flam, merupakan kelinci terbesar yang pernah ditemukan di seluruh dunia. Berat normal seekor kelinci Flemish Giant, yakni 6.7 kg (untuk induk betina) dan 8.7 kg (Untuk induk jantan). Namun, ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa pernah melihat dan mengangkat kelinci flam sebesar 12 kg.

Meski nama Flam sendiri berasal dari bahasa inggris yang berarti kebohongan (banyak orang yang tidak percaya dengan ukurannya), namun banyak yang memperkirakan bahwa kelinci ras ini berasal dari Argentina karena kelinci ini banyak terdapat di Argentina. Kelinci ini diternak oleh sebagian besar orang Eropa dan Amerika untuk dikonsumsi dagingnya. Namun, di Indonesia sendiri ras kelinci ini lebih banyak di jadikan sebagai Hewan Peliharaan ketimbang dikonsumsi.

Chekered Giant
Ras kelinci yang berasal dari negara Jerman ini masih bisa dikategorikan sebagai ras kelinci besar. Ukurannya normal, Kelinci ras ini bisa mencapai 5kg - 6kg. Di negara asalnya ras ini banyak diternakan untuk dikonsumsi dagingnya. Selain ukuran dan beratnya yang berbeda dari kelinci ras lainnya, kelinci ini pun memiliki warna yang sangat unik, yakni biru - selain warna hitam.


Carolina
Ras kelinci ini merupakan hasil persilangan antara spesies kelinci Newzealand white. Ukurannya sendiri melebihi ukuran kelinci induknya yang rata-rata berbobot 4.5 kg - 6 kg. Nah, yang membuatnya unik dan menarik untuk dijadikan sebagai Hewan Peliharaan tentu saja penampilan mukanya yang memiliki beberapa gelambir layaknya spesies anjing bulldog yang lucu.

Tips Merawat Anak Kelinci yang Baru Lahir

Sesudah periode waktu dua hari, si induk kelinci melahirkan anaknya, kita harus mengecek keadaan Hewan Peliharaan anak kelinci itu. Apakah keadaan si anak kelinci lahir dalam situasi sehat, cacat atau mati.

Patut dipahami anak kelinci yang mati harus se-segera mungkin dipisahkan dari anak kelinci lain yang hidup dikarenakan hal ini sangat berpotensi akan menimbulkan penyakit. Dan ini yang sangat penting, karena biasanya setelah melahirkan sang induk mempunyai kondisi "kejiwaan" yang labil dan suka "marah", oleh karenanya patut dialihkan perhatiannya dengan memberikan makanan. Setelah dia berpaling maka baru kita bereaksi untuk pengecekan tersebut.

Menjaga Keselamatan Anak Kelinci

Dua hal yang perlu dilakukan untuk menjamin keselamatan anak kelinci;

* Siapkan kardus atau sarang yang akan digunakan untuk menampung anak kelinci yang baru lahir. Perhatikan secara detail keadaan cuaca ruangan dan sesuaikan dengan kondisi yang memberikan kenyamanan bagi anak kelinci yang baru lahir.Perlu diketahui pada usia 9-10 hari anak kelinci umumnya belum berbulu dan belum memiliki bulu mata, oleh karenanya sangat rentan dari gangguan hewan kecil yang biasa membuatnya terluka, gatal, dsb. Pada usia 19-20 hari, anak kelinci baru sudah bisa meninggalkan sarangnya dan ikut mencari makan dengan induknya.

* Perhatikan juga bahwa tak selamanya si induk menjaga anak secara baik. Bahkan dalam kasus tertentu, si induk bisa memakan anaknya sendiri (kanibal) karena, misalnya di sarang sudah tak ada makanannya. Makanya untuk menghindari hal itu sediakan selalu makanan di dalam kandangnya secara cukup.

Memindahkan Anak Kelinci
Seekor induk kelinci yang kandungannya subur (produktif) bisa sampai melahirkan anaknya dengan jumlah fantastis, 8-12 ekor. Pertanyaannya, bagaimana jika jumlah anak kelinci yang dilahirkan berjumlah 10-12 ekor sementara puting susu induknya hanya 8. Olehkarenanya kita bisa mengambil alternatif sebagian anaknya bisa dititipkan di induk lain untuk menggantikan menyusui. Hal tersebut juga bisa diterapkan kepada induk yang tak mau menyusui anak-anaknya.

Oleh karenanya, tiga tips penting di bawah ini patut diperhatikan ketika akan menitipkan anak kelinci ke induk yang lain;

* Faktor usia yang harus diperhatikan supaya tak terjadi saling adu, atau bahkan terjadi kanibalisme. Usahakan jaraknya paling lama 4 hari diantara anak-anak kelinci yang lain.

* Perhatikan jumlahnya yang harus profesional. Jangan sampai melebihi kemampuan si induk yang akan dimintakan air susunya (maksimal 8 ekor).Untuk mencegah "pilih kasih " si induk terhadap anak asli dengan yang dititipkan, alangkah baiknya jika semua anak kelinci tersebut diolesi bau-bauan seperti minyak kayu putih, dsb supaya si induk kesulitan membedakan mana keturunan aslinya dan mana yang bukan.
© 2013 - 2014 Pet Center - All Rights Reserved - Protected by DMCA
Modified by Nanan Setiana
Back to Top