Tips penting untuk merawat kucing

Kesehatan adalah hal penting yang perlu Anda perhatikan dalam memelihara kucing. Beberapa faktor berikut ini sangat mempengaruhi kesehatan kucing, sehingga perlu untuk Anda perhatikan.

kucing, manja. lucu. anak kucing

1. Kebersihan kandang, kandang yang bersih akan membuat kucing nyaman dan betah menempatinya. Kebersihan alat pendukungnya juga perlu diperhatikan, seperti tempat makan, tempat minum, tempat kotoran dan didesinfikasi secara berkala.

2. Keadaan Lingkungan, ukur kelembapan udara dengan hidrometer dan cari pada tempat sekitar 43% sampai 55%. 
  • Suhu udara yang ideal : 21 C sampai 24 C 
  • Dalam membuat kandang atau tempar kucing WAJIB mentediakan sirkulasi udara (ventilasi), setidak-tidaknya 19 kali pergantian udara. 
3. Sesuikan ukuran kandang dengan jumlah kucing. Jangan over crowded, yakni dimana dalam satu kandang mengalami kelebihan kucing atau dengan kata lain terlalu banyak kucing yang berdiam di sana. Hal tersebut dapat menyebabkan mudahnya penularan penyakit dan mengakibatkan kucing mudah stres.

Cara Aman untuk Memelihara Kucing

Cara Aman untuk Memelihara Kucing
Kucing sering dikaitkan sebagai pemicu datangnya penyakit seperti asma, alergi, dan toksoplasma. Asma berhubungan dengan kotoran dan debu yang beterbangan. Bulu kucing bisa membuat kita bersin-bersin. Sedangkan untuk kasus toksoplasma, virusnya bisa berkembang dalam tubuh kucing dengan sempurna. Namun, hal tersebut tidak bisa menjadi patokan patokan bahwa semua kucing pasti terinfeksi toksoplasma.

Toksoplasma dikeluarkan bersama kotoran kucing, dan tidak setiap saat. Ada waktu-waktu tertentu oosit toksoplasma dikeluarkan bersama kotoran. Memegang atau menyentuh kucing juga tidak lantas langsung membuat penyentuhnya terinfeksi. Dibutuhkan waktu sekitar lima hari untuk bisa tertular toksoplasma. Jika Anda masih ingin sekali memelihara kucing namun masih ragu dengan adanya beberapa resiko di atas, berikut kiat aman memelihara kucing:
  1. Hindari kontak langsung dengan kotoran, jika ingin membersihkan kotak kotorannya sebaiknya menggunakan sarung tangan dan cuci tangan setelahnya. Serta rajin membersihkan tempat kotorannya 1-2 kali dalam sehari dan gunakan pasir khusus untuk kotoran kucing.
  2. Berilah makanan kering atau basah yang memang khusus untuk kucing dan hindari memberikan makanan mentah seperti ikan atau daging.
  3. Peliharalah kucing di dalam rumah untuk mencegah ia mengonsumsi tikus atau binatang lain yang mungkin terkontaminasi.
  4. Mandikan kucing setidaknya 3 kali dalam sebulan atau seminggu sekali dengan menggunakan shampoo kucing, dan mengeringkan bulunya hingga kering.
  5. Berilah vaksin untuk kucing sesuai dengan usianya, untuk mencegah toksoplasma berikan vaksin tokso dan juga kucing bisa diberi vaksin rabies.
  6. Jika kucing menunjukkan tanda-tanda sakit seperti tidak nafsu makan, lebih banyak diam atau kurang lincah, pilek atau diare, maka segera konsultasikan dengan dokter hewan.
  7. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setiap kali bermain atau kontak dengan kucing.
  8. Jaga kebersihan kucing dan juga kandangnya, agar kucing menjadi binatang yang sehat dan aman untuk dipelihara.
  9. Jangan memberikan susu yang tidak dipasteurisasi.
  10. Jangan membiarkan kucing berkeliaran di luar rumah atau berburu binatang berdarah panas.
  11. Sediakan kucing tempat khusus untuk kegiatan buang air besar (litterbox).
  12. Bersihkan dan buang feces kucing dari litterbox setiap hari, flush feces di toilet, siram air panas atau dibakar. Siram dan bersihkan litterbox dan scoopnya dg air mendidih.
  13. Lakukan kontrol kesehatan kucing secara rutin.
  14. Wanita hamil dan orang-orang dengan sistem imunitas yang rendah seperti terinfeksi HIV atau sedang mendapat pengobatan kemoterapi tidak boleh membersihkan litterbox.
  15. Agar anak-anak bisa berinteraksi dengan kucing kesayangannya tanpa harus membuat kita khawatir, utamakan selalu kebersihan. Ajarkan mereka untuk selalu mencuci tangan setelah memegang, menyentuh, atau bermain-main dengan kucing.

Artikel selanjutnya :

Cara menyikat gigi kucing

Jika napas kucing bau, hal tersebut menandakan adanya masalah gigi atau gusi. Untuk mempertahankan kesehatan gigi, seperti manusia, kucing pun perlu menyikat giginya setiap hari. Karena kucing tidak dapat melakukannya sendiri, maka Andalah yang harus melakukannya.









Sikatlah gigi kucing, sejak dini sejak usia antara 3-6 bulan. Hal ini berdasar fakta bahwa pada usia 3 bulan, 85% kucing mulai mengalami masalah pada giginya. Menyikat gigi kucing dapat menggunakan sikat gigi anak kecil atau pun sikat gigi khusus untuk hewan dengan pasta gigi khusus. Jangan sekali-kali menggunakan pasta gigi manusia karena tidak cocok untuk kucing. Perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Awali dengan menyikat gigi kucing secara perlahan pada 1 atau 2 gigi dan beri hadiah kucing dengan makanan kucing kesukaannya setiap kali kucing tidak melawan atau meronta pada saat giginya disikat.
  2. Ulangi lagi menyikat gigi kucing keesokan harinya dan lakukan sedikit lebih lama. Beri kucing hadiah lagi.
  3. Jika kucing mulai meronta, hentikan penyikatan gigi dan jangan berikan makanan hadiahnya. Cobalah untuk melakukan antisipasi terhadap tingkat toleransi kucing dan akhiri aktivitas sikat gigi dengan makanan kesukaannya sebelum kucing mulai meronta.
  4. Secara perlahan-lahan tingkatkan lama waktu sikat gigi dan dengan cara ini diharapkan dalam waktu dua minggu kucing sudah biasa disikat seluruh giginya, rahang atas dan bawah, gigi depan dan belakang.
  5. Cobalah untuk menyikat gigi kucing pertama kali di pagi hari sebelum kucing diberi makan.
  6. Cari waktu dan tempat rutin dimana Anda dan kucing merasa tenang dan nyaman untuk melakukan ritual pembersihan gigi.
  7. Biasakan kucing dengan proses membersihkan gigi. Kucing yang dari kecil sudah terbiasa giginya dibersihkan biasanya menikmati proses pembersihan ini. Bahkan mereka merasa tidak nyaman bila giginya tidak dibersihkan.
  8. Biasakan mulutnya dibuka. Tekan ujung kedua sudut mulut dengan jari tengah dan jempol. Tangan satunya membuka/menarik ujung depan rahang bawah. Biasakan kucing dengan proses ini sekaligus membiasakan Anda dengan teknik tersebut. Atau bisa juga dengan cara langsung membuka pipi dari samping, tanpa harus membuka rahang.
  9. Oleskan pasta gigi/gel ke seluruh permukaan gigi dan perbatasan gigi-gusi, sambil memijat-mijat bagian tersebut dengan jari.
  10. Biasakan dengan sentuhan sikat gigi. Setelah terbiasa dengan pasta gigi/gel dan sentuhan jari pada gigi/gusi, baru diperkenalkan dengan sikat gigi. Setelah dioleskan pasta gigi/gel, sikat gigi dengan gerakan sirkular/memutar.
  11. Pada awalnya tidak perlu seluruh gigi disikat, cukup gigi taring dan 1-2 gigi di sampingnya. Proses ini perlu dilakukan setiap hari agar terbiasa. Hari berikutnya, setelah lebih terbiasa jumlah gigi yang dibersihkan bisa ditambah hingga seluruh gigi bisa dibersihkan.
  12. Hentikan proses menyikat gigi ketika kucing masih menikmatinya. Setelah terbiasa diperlukan sekitar 30 detik untuk membersihkan gigi di bagian samping. Anda tidak perlu terlalu merisaukan kebersihan sisi gigi bagian dalam. Sekali-sekali bagian dalam memang perlu dibersihkan. Pembentukan karang gigi pada sisi bagian dalam jauh lebih lambat dari sisi luar.
  13. Hentikan segera proses pembersihan gigi bila kucing mulai terlihat stress. Bila dipaksa, berikutnya kucing akan lebih susah di kendalikan. Berikan penghargaan berupa pujian, belaian atau bahkan makanan kesukaannya bila kucing berlaku baik pada saat pembersihan gigi.


Aturan Pola makan Untuk Kucing Kesayangan Anda

 

Kebutuhan dan porsi makan kucing berbeda di setiap usia dan berdasarkan kondisi. Ini panduan untuk Anda.









1. Kucing berusia < 1 tahun (anak kucing). Bisa mulai diberi makan pada umur 3-4 minggu. Beri makanan khusus untuk anak kucing dengan kandungan protein lebih tinggi dan banyak mengandung nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan.Rendam makanan dengan air hangat secukupnya, dihancurkan dan dihaluskan. Pertama kali makan kucing perlu diajari, disuapi dengan pipet atau oleskan sedikit makanan pada mulut, lalu dekatkan piring makanan untuk melihat apakah sudah mau makan sendiri. Sampai usia 2-3 bulan jumlah air dalam makanan bisa dikurangi secara bertahap hingga kucing bisa makan kering sepenuhnya.
2. Kucing berusia >1 tahun (kucing dewasa). Kucing dewasa dengan berat sekitar 4-5 kg butuh energi dari makanan sekitar 300 kalori. Berikan makanan dengan nutrisi cukup dan seimbang. Usahakan kucing tidak diberi makanan dengan merek yang sama terus menerus. Perhatikan pH dan kandungan mineral makanan agar terhindar dari gangguan saluran kencing.
3. Kucing hamil dan menyusui. Kucing perlu makanan berprotein tinggi. Pada saat hamil berikan makanan untuk anak kucing karena kandungan proteinnya lebih tinggi. Suplemen kalsium dapat diberikan pada induk yang sedang menyusui.

Tips mengganti / alternatif susu bayi kucing

Jika bayi kucing terpaksa dipisahkan dari induknya, Anda bisa menyambung air susu induk kucing dengan dengan susu formula, seperti halnya menyapih anak manusia. Saat memberi susu kepada anak kucing, perhatikan beberapa hal berikut ini:

susu kucing

  1. Beri kucing susu sapi bubuk. Bisa tambahkan minyak ikan, 1 butir telur ayam dan setengah sendok makan gula pasir. Berikan susu 200-300 cc/hari. 
  2. Susu bisa diberikan dengan menggunakan botol atau plastik yang ujungnya dibuat seperti puting. 
  3. Susu buatan dibuat dari 3-4 sendok makan susu bubuk, 250-300 cc air matang hangat tambahkan mentega dan 1/2 sendok makan gula pasir. Aduk merata dan berikan untuk 1 hari. 
  4. Kucing cepat sekali lapar, tapi cepat juga kenyangnya. Jadi harus bijaksana dalam pemberian susunya. Jangan kurang dan jangan berlebihan. 

Perhatikan ini: 

  • Untuk makanan, berikan yang bertekstur halus. Jangan berikan makanan basi, kucing bisa keracunan. 
  • Jangan mandikan kucing pada usia-usia awal. 
  • Bila ingin memberikan obat anti kutu, konsultasikan dulu dengan dokter hewan. Salah obat, bisa menyebabkan kematian anak kucing.

Cara membersihkan telinga kucing

Kebanyakan kucing memiliki kotoran telinga, dan kotoran yang menumpuk banyak dapat menimbulkan iritasi yang mengakibatkan luka. Pada kasus yang parah kanal telinga dapat terbendung yang mengakibatkan terjadinya infeksi. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit namun kotoran-kotoran di telinga dapat sangat mengganggu kucing. Oleh karena itu seringlah membersihkan telinga kucing. 

telingakucing

Begini caranya : 
  1. Tetesi saluran telinga dengan cairan pembersih. Cairan pembersih telinga bisa di beli petshop atau dokter hewan yang menyediakan. Sebelum memberikan obat tetes telinga, telinga kucing perlu dibersihkan terlebih dahulu, karena timbunan kotoran dan lilin/cerumen menyebabkan obat tidak bekerja dengan maksimal. 
  2. Pijat-pijat dengan lembut bagian dasar telinga agar cairan pembersih dapat menyebar dengan rata ke seluruh bagian telinga. 
  3. Biarkan kucing menggeleng-gelengkan kepala agar sisa cairan pembersih dan kotoran dapat keluar. 
  4. Bersihkan sisa-sisa cairan pembersih dan kotoran yang terdapat di telinga bagian luar dengan kapas atau tisue. Bersihkan celah/lekukan yang terdapat pada telinga dengan menggunakan cotton bud. Hati-hati saat membersihkan lubang/saluran telinga. Bila ragu-ragu atau takut menyebabkan luka pada telinga kucing, sebaiknya bawa kucing Anda ke dokter hewan. Perhatikan atau tanyakan cara membersihkan telinga kucing yang baik dan aman pada dokter hewan tersebut. 
  5. Tindakan pembersihan telinga diulang hingga semua kotoran telah keluar. Pada saat awal, setidaknya telinga perlu dibersihkan setiap hari selama beberapa hari berturut-turut agar semua kotoran yang terdapat dalam telinga bisa keluar. 
  6. Bersihkan telinga secara rutin seperti yang dianjurkan . Dalam keadaan normal telinga kucing biasanya dibersihkan 2-4 minggu sekali atau bila terlihat ada kotoran. 
Jika telinga kucing Anda mulai menampakkan gumpalan tipis berwarna coklat yang lumayan meluas, segera hubungi dokter hewan Anda untuk di periksa lebih lanjut. Ada tiga macam cara membersihkan telinga kucing yang sering digunakan dokter hewan, yaitu : 

  1. metoda suction/hisap. Metoda ini menggunakan alat/mesin penghisap khusus atau balon penghisap khusus yang terbuat dari karet. Cara ini dilakukan bila kotoran telinga/nanah bersifat agak cair. Digunakan pula untuk membersihkan telinga bagian tengah terutama ketika gendang telinga telah rusak/sobek. 
  2. irigasi. Cara ini dilakukan dengan memasukkan cairan ceruminolitik yang berfungsi menghancurkan/melepaskan lilin/lotoran dalam telinga. Cairan tersebut kemudian dikeluarkan lagi bersama kotoran yang berasal dari dalam telinga. 
  3. mekanis. Cara ini yang paling sering dan mudah serta bisa dilakukan sendiri di rumah. Kotoran telinga dibersihkan dengan kapas bertangkai/cotton bud atau sendok cerumen. 
Tips Membersihkan Telinga Kucing.

Tips saat Menyisir Bulu Kucing versi Pet Center 89

Kucing berbulu pendek, pada waktu menyisir tidak begitu menjadi masalah. Namun kucing yang berbulu panjang dan halus akan mudah menjadi kusut. Sehingga, perlu trik tersendiri saat menyisir kucing berbulu panjang. Anda bisa coba beberapa trik berikut ini:

sisir kucing

  1. Sebaiknya, pertama gunakan sisir jarum untuk menyisir bulu yang rontok di permukaan tubuh kucing, atau yang berada di bagian dalam, dekat kulit kucing. 
  2. Untuk membersihkan bulu dalam yang tipis dan halus supaya rontok, jangan terlalu keras. Juga, pada saat memakai sisir jarum untuk menyisir bulu kucing, usahakan menempel ke kulitnya. 
  3. Pada saat menyisir bulu tidak boleh sembarangan, harus datar. Hal ini untuk menjaga supaya ujung sisir jarum yang lancip itu tidak melukai kulit kucing. 
  4. Selanjutnya, gunakan sisir kayu untuk menyisir bulu dari kepala terus sampai ke ekor kucing. Jangan lupa menyisir bulu yang berada di bawah ketiak dan di bagian pantat, karena di bagian ini, bulunya paling mudah kusut. Guna sisir ini, selain bisa membuka bulu kucing yang kusut, juga bisa menghilangkan kutu-kutu kecil. 
  5. Berikan bedak bayi di seluruh badan kucing, agar bulu kucing mudah diatur. 
  6. Gunakan kedua tangan Anda untuk membelai tubuh kucing, supaya bedak masuk ke dalam kulit dan bisa menempel di kulit kucing. 
  7. Gunakan sisir kayu secara hati-hati dan lembut untuk menyisir bulu luarnya, bersihkan juga sisa bedak pada bulunya agar bulu kucing rapi maksimal. 
  8. Gunakan sisir untuk menata bulu atau sisir jarum untuk menyisir seluruh tubuh kucing, agar bulu yang panjang itu bisa tampak mengembang. 
  9. Gunakan sikat gigi untuk menyisir bulu kucing yang ada di wajah kucing. Jika bulu kucing pada saat di sisir menjadi tegak, ini bisa membuat kucing kelihatan lebih segar dan bersemangat. Yang harus kita perhatikan adalah jangan disikat terlalu dekat dengan mata, supaya tidak melukai mata kucing. 
  10. Setelag bulu kucing menjadi indah dan kemilau, jangan lupa belai dengan penuh kasih sayang, sebagai hadiah pujian untuknya. Sehingga lain kali jika Anda kembali menyisir bulunya, dia akan senang dan tenang. 

Tips Cara Memotong Kuku Kucing

Kuku Kucing
Kuku kucing perlu dipotong agar tumbuh memanjang hingga dapat melukai bantalan kaki kucing.

Sebaiknya biasakan memotong kuku kucing sejak usia dini, 1 atau 2 minggu sekali. Sehingga kucing akan terbiasa dan menjadi lebih tenang saat kuku mereka dipotong. Karena beberapa kucing kurang senang atau tidak nyaman bila kuku mereka akan dipotong. Untuk itu, perlu teknik tersendiri saat memotong kuku kucing.

  1. Siapkan alat dan bahan untuk menggunting kuku kucing. Banyak model dan jenis gunting kuku khusus hewan kesayangan yang dijual di petshop. Pastikan gunting kuku yang akan digunakan benar-benar tajam. Karena bila kurang tajam, bentuk potongan kuku kucing kurang bagus, bahkan kadang-kadang kukunya bisa pecah.
  2. Sediakan juga serbuk perak nitrat atau PK/Kalium permanganat/KMnO4 untuk mempercepat berhentinya perdarahan bila daerah "quick" terpotong. Serbuk PK bisa ditaburkan/ditempelkan ke bagian kuku yang terluka, agar perdarahan segera berhenti. Bila serbuk-serbuk tersebut tidak tersedia, perdarahan pada kuku dapat dikurangi dengan cara menekan daerah sekitar kuku. Normalnya perdarahan akan berhenti kurang lebih dalam waktu 5 menit.
  3. Pastikan posisi kucing nyaman dan meminimalkan pergerakan kucing. Selain itu juga perlu diperhatikan reaksi kucing menggigit atau mencakar, sebaiknya posisi tangan kita pada saat memegang kaki kucing agak jauh dari jangkauan mulut kucing. Bisa juga memegang kucing dengan bantuan orang lain, agar kucing lebih mudah dikendalikan.
  4. Perhatikan posisi alat pemotong dengan kuku. Masing-masing alat pemotong berbeda cara penggunaannya. Prinsipnya kuku dipotong dari bawah ke atas (vertikal), bukan dari samping. Kemungkinan kuku pecah akan semakin besar bila dipotong dari samping.
  5. Tekan telapak kaki kucing agar kuku muncul. Perhatikan letak dan batas jaringan daging di bawahnya (quick) agar tidak terpotong pada saat menggunting kuku kucing. Bila terpotong, akan muncul darah dari jaringan yang terluka dan kucing akan merasa kesakitan.6. Potong kuku satu persatu dengan hati-hati. Potong kuku dengan jarak sekitar 1 mm dari quick. Bila terlalu dekat, akan terasa sakit.
  6. Jangan lupa memotong kuku "jempol". Kukunya terletak lebih dekat pergelangan. Kuku "jempol" paling jarang dipakai menggaruk, sehingga biasanya lebih panjang dibandingkan kuku lainnya. Pada beberapa kasus yang kukunya jarang sekali dipotong, kuku "jempol" ini tumbuh melingkar dan menusuk kaki.
Sekian tips memotong kuku pada kucing, untuk tips lainya tentang merawat kucing klik disini.

Tips Membasmi Bau pada Kandang Kucing

Kotoran kucing yang berada di kandang seringkali menimbulkan bau yang tidak sedap. Meski tidak dapat dihindari, namun dengan rutin membersihkan kandang kucing, bau kotoran kucing bisa diminimalisir. Beberapa trik berikut ini bisa Anda terapkan:
  1. Ganti kotak pasir sehari sekali lalu cuci bersih kotaknya. Lakukan ini secara rutin.
  2. Pasir kandang yang terkena kotoran kucing lebih baik dibuang atau Anda bisa bersihkan pasir tersebut dengan desinfektan lalu jemur.
  3. Perhatikan setiap kucing jantan kencing. Di saat itulah tugas bersih-membersih dimulai.
  4. Bersihkan kandang kucing minimal dua kali sehari. Anda bisa menggunakan desinfektan secara berkala.
  5. Pastikan kandang cukup sirkulasi udara sehingga kandang tidak lembab, udara bisa berganti dan bau pun tidak menyengat.
  6. Sebaiknya matikan AC saat Anda membersihkan kandang. Lebih baik gunakan kipas angin supaya terjadi sirkulasi udara yang optimal.
  7. Saat Anda melihat kucing buang kotoran terutama kucing jantan langsung saja bersihkan. Jangan menunggu terlalu lama. Karena jika sampai kotoran tersebut terinjak kucing, maka dia akan membawa kemana-mana kotoran tersebut sehingga akan memperluas efek bau kotoran.
  8. Agar bau kotoran kucing lebih minimal, gunakan pengharum ruangan di area sekitar kandang kucing.

Selamat mencoba!

Terimakasih atas kunjungannya,  semoga bermanfaat.

Tips Memilih Kucing Jenis Persia

Kucing Persia, kucing yang cantik dengan bentuk tubuh yang besar, padat, kepala besar dan bulat, ditutupi lapisan bulu yang halus dan tebal. Persia kucing yang tenang, anggun dan manja. Memelihara kucing persia juga relatif mudah dan da lebih dodok hidup di dalam rumah. Bagaimana memilih kucing Persia yang bagus?

  1. Berdasarkan panjang bulunya, persia terdiri daru dua tipe yaitu yang berbulu panjang (long haired persian) dan yang berbulu pendek (exotic short hair). Berdasarkan variasi warna, persia terbagi menjadi tujuh kelompok, yaitu : Solid color, Silver and Golden Division, Shaded and Smoke Division, Tabby Division, Particolor Division, Bicolor Division dan Himalayan Division. 
  2. Bulu panjang dan tebal mengkilap, menutupi seluruh badan.
  3. Kepala persia besar dan bulat, hidung pesek dan lebar dengan celah pembatas yang jelas dengan mata. Rahang kuat dan lebar, pipi penuh ditopang tulang pipi yang menonjol. Bila dilihat dari samping, bagian dahi hidung dan dagu berbentuk garis tegak lurus.
  4. Telinga berujung bulat, bagian dasar melebar, tidak terlalu tinggi dan miring ke depan.
  5. Pilih mata yang membuka berbentuk bulat dan lebar, warna mata berhubungan dengan warna bulu.
  6. Dada lebar dan membulat dengan bagian punggung sedikit membulat, ukuran dan posisi perut bagian belakang membulat dan lebih rendah.
  7. Kaki pendek, tebal, kuat ditopang tulang yang berukuran besar. Kaki depan lurus dan kaki belakang juga lurus bila dilihat dari belakang.
  8. Cakar besar, bulat dan kokoh, lima jari di kaki depan dan empat jari di kaki belakang
  9. Berbulu tebal, lurus, panjang sesuai proporsi badan.
  10. Memiliki sifat mudah beradaptasi dengan berbagai macam tempat, suka bermain dan mudah untuk disayangi. Ekspresi wajah yang manis dengan sifat tenang bisa duduk dan tidur disatu tempat selama berjam-jam, tidak berisik serta bersuara lembut.
Sekian Tips memilih kucing persia dari saya, semoga bermanfaat.

Kebutuhan Nutrisi untuk Kucing

Diet kucing bersifat unik dan berbeda dengan anjing. Dan jangan beri makan kucing dengan makanan anjing. Pastikan makanan yang Anda berikan untuk kucing mengandung jumlah vitamin dan nutrisi yang cukup. Biasakan meneliti kandungan makanan yang tercetak pada kemasan. Berikut ini beberapa acuan nutrisi yang perlu bagi kucing:

  1. Kandungan protein tinggi, minimal 25 %. Semakin tinggi kandungannya biasanya lebih baik.
  2. Rendah lemak, efisiensi pencernaan lemak pada kucing sangat rendah.
  3. pH rendah atau derajat asam tinggi.
  4. Magnesium rendah. Kandungan magnesium tinggi dapat menyebabkan gangguan pada saluran kencing.
  5. Taurin
  6. Asam arakidonat (arachidonic acid)
  7. Vitamin & mineral ( Vit A, B12, Niacin, Thiamin)

Artikel Selanjutnya :

Ngompol Sembarangan atau Spraying Kebiasaan Buruk Kucing


Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai Alasan Kucing Menjilati Kanton Plastik. Spraying sering disebut sebagai kebiasan aneh yang dimiliki kucing. Kucing akan memberi tanda daerah kekuasaannya dengan cara menyemprotkan sedikit air kencingnya. Normalnya pada saat kencing, kucing akan sedikit jongkok. Sedangkan pada saat spraying, kucing tetap dalam keadaan berdiri.

Objek sasaran spraying biasanya berupa benda-benda vertikal seperti dinding, gorden, kursi, sofa, pintu, dll. Bila air kencing menggenang dalam jumlah besar di lantai, kemungkinan besar bukan spraying.

Spraying berhubungan dengan perilaku seksual. Baik kucing betina maupun jantan biasanya akan mulai menunjukan perilaku ini sekitar umur 7 bulan, pada saat mulai terjadi kematangan organ-organ reproduksi. Spraying juga berhubungan dengan perilaku kegelisahan kucing. Hal ini bisa terjadi, misalkan kucing baru pindah rumah, atau adanya anggota keluarga baru atau ada hewan peliharaan baru. Pada dasarnya segala sesuatu yang baru dapat menyebabkan kucing gelisah. Pada beberapa kucing kegelisahan ini menimbulkan perilaku spraying.

Saat kucing spraying, lakukan ini:

Bila tertangkap basah sedang spraying, segera marahi dengan teriakan tinggi. Namun jangan marahi bila tidak tertangkap basah, sebab kucing tidak akan mengerti bila kita memarahi perilaku spraying yang telah ia lakukan sekitar 5 menit atau beberapa jam sebelumnya.

Kucing biasanya akan kembali ke lokasi yang sama untuk kembali menandai daerah tersebut. Jadi, sebisa mungkin hilangkan bau kencing di daerah spraying. Jangan gunakan bahan pembersih yang mengandung amonia karena akan memancing kucing kembali ke daerah tersebut. Larutan pemutih/chlorin dapat digunakan untuk menghilangkan bau. Berbagai produk berupa spray untuk menghalangi/mengurangi kebiasaan spraying kucing juga tersedia di petshop-petshop.

Pemberian obat-obatan tertentu berupa hormon juga dapat menghilangkan atau mengurangi masalah spraying ini. Konsultasikan masalah ini dengan dokter hewan.

8 Tips Merawat Kucing Tua

Jika kucing kesayangan Anda sudah berusia tua, tetaplah memberi perhatian khusus padanya. Seperti halnya manusia, kucing yang sudah tua perlu perawatan khusus. Selain kondisi tubuhnya yang tidak lagi fit, kucing tua juga mudah stres. Berilah dia keistimewaan sebelum mati, sebagai balasan atas kebahagian yang diberikan seumur hidupnya untuk Anda. Berikut tips merawat kucing yang sudah tua :

  1. Letakkan selimut tebal dan lembut di kandang atau tempat tidur kucing. Agar dia selalu nyaman dan merasa hangat di sana. 
  2. Nafsu makan kucing yang sudah tua biasanya menurun. Salah satu penyebabnya adalah karena pembengkakan pada gusi dan gigi yang membusuk. Hangatkan makanan sebelum diberikan pada kucing. Makanan hangat akan sangat membantunya. 
  3. Kucing sering menyisir bulunya dengan menggunakan gigi. Karena gigi kucing tua sudah rapuh, bantu kucing menyisir bulunya agar tidak kusut dan menyingkirkan bulu-bulu yang rontok agar tidak tertelan saat kucing menjilati tubuhnya. Bulu yang tertelan dapat menganggu pencernaan kucing. 
  4. Kucing tua tidak lagi seaktif saat muda. Dia akan lebih suka sering tidur. Jadi jangan memberinya banyak makanan karena akan membuatnya kegemukan, sehingga akan lebih memparah kondisi tubuhnya yang sudah tua, sementara kucing sudah tidak lagi aktif bergerak. 
  5. Karena kucing tua tak selincah dan seakaif dulu, dia jarang menggunakan cakarnya. Potong cakarnya agar tidak menyebabkan luka. 
  6. Jangan terlalu sering memandikan kucing tua, cukup 1-2 bulan sekali. Ganti dengan membasuh mukanya dengan handuk dan air hangat. 
  7. Bawa kucing periksa kesehatan secara teratur. Seperti pemeriksaan gigi, gusi serta darah. Lakukan vaksinisasi lebih lanjut. 
  8. Jangan tinggalkan kucing sendirian. Jika harus meninggalkan sewa atau suruh orang untuk menjaganya. 

Tips Memandikan Kucing Dengan Sampoo

Memandikan kucing untuk pengobatan berbeda dengan saat memandikannya secara biasa. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:
  1. Persiapan alat dan bahan: Air hangat, Handuk, Sikat gigi, Pengering rambut (hairdryer), Sisir kucing tipe sikat, Shampoo obat ( shampoo anti kutu, anti jamur atau anti bakteri).
  2. Sebelum dimandikan, periksa bagian-bagian yang sakit di seluruh tubuh. Jamur biasanya menyerang bagian dagu, ketiak, lipatan paha, telapak kaki, ekor dan pangkal ekor. Tungau Scabies paling sering menyerang bagian telinga luar dan ujung-ujung telingan bagian dalam. Kutu pinjal sering menyerang bagian atas kepala, dagu, ketiak dan lipatan paha. Ingat-ingatlah bagian yang sakit tersebut, karena harus terkena shampoo dan disikat pada saat dimandikan.
  3. Basahi seluruh tubuh kucing dengan air hangat. Pastikan air membasahi seluruh bulu sampai ke kulit. Pengobatan tidak akan efektif bila air dan shampoo tidak mencapai kulit. Pada kucing dengan bulu panjang dan tebal lebih mudah disemprot menggunakan air bertekanan tinggi.
  4. Ratakan shampoo ke seluruh tubuh sambil dipijat/disisir menggunakan jari. Hati-hati pada saat memberikan shampoo pada daerah sekitar mata dan hidung. Usahakan shampoo tidak masuk ke mata. Setelah merata, sikat dan bersihkan bagian-bagian yang sakit dengan sikat gigi. Hati-hati bila menyikat bagian yang luka. Pastikan shampoo berada di tubuh selama 5-7 menit agar kutu, jamur dan bakteri penyebab penyakit mati terkena shampoo obat.
  5. Bilas seluruh tubuh kucing dengan air hingga bersih. Periksa kembali bagian-bagian yang sakit. Pemberian shampo diulang sekali lagi, sambil membersihkan/menyikat kembali bagian-bagian yang sakit. Ratakan shampoo dan biarkan kembali 5-7 menit, kemudian dibilas sampai bersih.
  6. Keringkan kucing dengan handuk, kemudian keringkan kucing dengan pengering rambut sambil disisir. Penyisiran bertujuan menghilangkan rambut yang rontok dan mempercepat pengeringan rambut.
  7. Pastikan bulu dan seluruh tubuh kucing kering sampai ke kulit, terutama di daerah dengan bulu tebal dan yang agak sulit seperti daerah perut, kaki belakang, daerah di antara kaki belakang, pangkal ekor dan telapak kaki.
  8. Pengeringan yang tidak sempurna akan menciptakan lingkungan dan kelembaban yang cocok bagi tumbuhnya jamur.

Tips memilih makanan yang baik untuk kucing

Kucing adalah karnivora sejati, berbeda dengan anjing yang termasuk omnivora. Kucing akan mati jika tidak makan-makanan yang bersifat hewani, sedangkan anjing dapat hidup meskipun dia tidak makan daging-dagingan dan ikan-ikanan. So, jangan berikan makanan anjing kepada kucing.

Makanan kucing yang baik adalah yang tidak terlalu banyak mengandung karbohidrat, rendah lemak, tetapi cukup tinggi protein. Makanan kucing yang baik biasanya memiliki minimal 25% kandungan protein, dan cenderung lebih baik jika lebih tinggi. So, jika anda akan membeli makanan kucing, lihatlah komposisinya dengan teliti.

Jenis makanan yang baik kucing

Terdapat dua jenis makanan kucing yang dijual di pasaran yaitu, dry food (kering) dan wet food (basah). Menurut yang saya tahu, dan menurut kebanyakan pecinta kucing, makanan dry food itu lebih baik daripada makanan wet food.

Dry food umumnya memiliki banyak kandungan gizi tambahan. Selain itu, teksturnya yang cukup keras, sangat baik untuk kesehatan gigi si kucing. Dan karena makanan ini kering, maka dry food dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Wet Food, banyak yang menganggapnya sebagai junkfood untuk kucing. Beberapa alasan yang membuat wet food atau makanan kucing kalengan ini disebut sebagai makanan sampah bagi kucing antara lain :
  • Kucing yang sudah terbiasa makan wet food akan susah untuk berganti menu makanan lain.
  • Karena teksturnya yang lembek, makanan ini rentan membuat timbulnya karang gigi dan flak pada mulut kucing.
  • Kandungan gizi pada wet food juga cenderung tidak begitu seimbang. Sehingga tidak baik jika diberikan kepada si kucing dalam jangka panjang.
Demikain jenis makanan kucing yang dapat kami informasikan kepada anda. Semoga artikel yang tidak banyak ini cukup membuka wawasan anda dalam menentukan jenis makanan mana yang baik untuk kucing kesayangan anda. Semoga anda bijaksana dalam membelikan si kucing cat food.

Referensi : kucing.biz

Cara Mengajari Jeeves atau mengajari seekor kucing buang air di toilet

Cara Mengajari Jeeves atau mengajari seekor kucing buang air di toilet
Tidak dapat kusangkal lagi, setiap saat beberapa penggemar kucing bertukar narasi, pasti nampak tema perihal kotak untuk kotoran, keunggulan serta kekurangan beragam merk kotak untuk kucing, beberapa tempat paling baik untuk menyimpan kotak-kotak itu, beberapa masalah yang dihadapi kucing-kucing spesifik dalam memakai kotak itu, serta sudah pasti perbincangan perihal apakah jenis-model kotak elektronik yang baru, yang dapat bersihkan dengan sendirinya, memanglah sebanding dengan harga nya. Waktu - waktu seperti ini adalah waktu - waktu yang canggung bagiku, karena saya tak dapat menyampaikan apa-apa perihal tema ini pada beberapa rekanku yang penggemar kucing, terkecuali enakat mungkin saja menyebutkan dengan rendah hati bahwa kucingku, Jeeves, telah terlatih menggunakan toilet.

Pernyataanku ini senantiasa menyebabkan keheranan. Sebagian orang ada yang tertawa, sesaat yang lain menyepelekan. Sesudah menyatakan bahwa ucapanku benar, saya menuturkan bahwa Jeeves dapat memakai, serta mencuci, toilet seperti manusia beradab mana juga yang tinggal di apartemen. Tak kuhiraukan gelengan-gelengan kepala serta gumaman rasa iri yang terdengar, karena adalah satu kelebihan serta kebahagiaan bahwa saya tinggal dengan kucing yang gentleman serta tahu sopan santun ini.

Tetapi harus kuakui, ada saat-saat saat tengah mengajarkan ketrampilan yang mengagumkan ini pada Jeeves, saya serta suamiku Tim, mengerti bahwa melatih seekor kucing tidaklah sesederhana nampaknya.

Salah satu waktu sejenis itu nampak pada tahap-tahap paling akhir ketikaJeeves telah kuasai pemakaiantoilet. Sistem itu adalah sistem panjang yang melibatkan kami seluruhnya. Kami mengawali dengan menyimpan kotak kotoran diatas toilet, lantas dalam beragam step setelah itu, sedikit untuk sedikit kami menyimpan dudukan toilet penambahan diatas kotak kotoran itu. Saat pada akhirnya kotak kotoran itu disingkirkan seutuhnya... si kucing telah mengetahui dudukan toilet itu.

Selanjutnya kami berupaya mengajarkan ketrampilan paling utama yakni belajar mencuci toilet. Kami mengikatkan seuntai benang ke gagang toilet, dengan suatu kotak film yang telah kosong di ujungnya. Kotak kecil itu di beri lubang serta di dalamnya di isi makanan kucing. Bila si kucing menarik tali untuk mencuci toilet, ia bakal terima hadiah berbentuk makanan itu. Langkah tersebut cukup simpel serta Jeeves cepat tahu.

Disuatu pagi hari Minggu, saya serta Tim tidur sampai agak siangan. Ini satu kelebihan untuk kami yang selalu memiliki jadwal repot. Namun lalu kami terbangun oleh suatu nada. Saat pelan-pelan kami tersadar dari tidur serta otak kami mulai menangkap nada yang kami dengar itu, kami mengerti bahwa itu yaitu nada toilet di basuh... selalu serta selalu. Berulang-kali toilet itu berdeguk serta berbunyi. Dengan mengantuk Tim turun dari tempat tidur serta jalan ke kamar mandi, untuk lihat adakah permasalahan.

Namun saat buka pintu ia lihat Jeeves yang dengan bangga tengah memegangi kotak film dengan kakinya serta menarik talinya lagi, seperti seseorang raja yang menarik bel untuk memanggil pelayan ke samping tempat tidurnya.

Ia seperti akan berkata " Ah, datang juga kau pada akhirnya. Nah, mana hadiah untukku? "
Dengan taat suamiku mengambilkan makanan untuk dia serta pada akhirnya Jeeves berhenti menarik tali.

Kembali ke kamar, Tim menceritakan apa yang berlangsung. Hingga saat itu, kami terasa sukatelah sukses melatih kucing kami dengan berhasil. Namun sesudah momen tadi, barulah kami mengerti bahwa kami terlampau cepat terasa suka.

Kucing itu memanglah lakukan apa yang kami kehendaki, namun terang bahwa dalam sistem itu, kami telah kehilangan kendali. Serta saya jadi mulai bertanya-tanya, apa benar kami telah pernah memegang kendali.

Hingga hari ini, tetap masih adalah misteri bagiku, siapa yang terkondisikan untuk lakukan apa, namun satu hal pastinya, melatih kucing dapat jadi masalah yang sangatlah pelik. 

Beberapa Penyebab Masalah Bulu Kucing Rontok

Beberapa Penyebab Masalah Bulu Kucing Rontok

Temukan Bulu-bulu kucing Hewan Peliharaan yang paling disayangi anda melekat di sofa serta pakaian kelihatannya telah adalah hal yang umum untuk pemiliknya, namun saat ini kok, bulu yang rontok kelihatannya makin banyak. Muncul rasa takutan serta kuatir pada anda mungkin saja Hewan Peliharaan yang paling disayangi anda, si kucing tengah sakit atau ketakutan bulu kucing tidak setebal serta seindah dahulu lagi. 

Permasalahan kerontokan bulu adalah permasalahan yang kerap menyerang kucing, terlebih yang berbulu panjang. Menangani permasalahan ini gampang-gampang sulit lantaran pemicunya yang banyak. Sesungguhnya terdapat beberapa pemicu bulu rontok pada kucing, seperti dibawah ini : 

Rontok normal 
Biasanya kucing alami kerontokan bulu sekurang-kurangnya sekali satu tahun yang lalu diikuti perkembangan bulu baru. Sebagian kucing alami kerontokan 2 atau sekian kali satu tahun dengan jumlah yg tidak terlampau banyak. Kerontokan yg tidak terlampau banyak juga berlangsung pada kucing betina dengan cara periodik sesuai sama siklus reproduksi kucing. 

Kekurangan nutris
Anak kucing membutuhkan makanan dengan kandungan protein minimum 30 persen, sedang kucing dewasa 25-30 persen. Diluar itu juga membutuhkan beragam vitamin serta nutrisi lain supaya terus sehat serta situasi kulit serta bulu juga terus maksimal. Makanan kucing komersial yang relatif murah umumnya memiliki kanduingan protein yang rendah serta tak memiliki kandungan beragam vitamin serta nutrisi penambahan yang dibutuhkan kucing. Pemecahannya ubah atau campur dengan makanan yang komplit serta seimbang nutrisinya (balanced & complete nutrition). Vitamin yang terkait erat dengan perubahan bulu yaitu vitamin A serta E. 

Keunggulan vitamin 
Sepertihalnya kekurangan vitamin, keunggulan vitamin dapat juga mengakibatkan bulu rontok serta kulit kering, berkerak serta terkelupas. 

Suhu kandang/rumah terlampau panas 
Manfaat kulit serta bulu yaitu membuat perlindungan tubuh dari beragam dampak lingkungan serta penyakit. Kulit serta bulu juga berupaya mengatur suhu badan dalam batas spesifik. Pada tempat beriklim dingin bulu bakal terangsang untuk tumbuh lebih tidak tipis serta panjang lantaran berperan menghindar hilangnya panas dari badan. Demikian sebaliknya kucing condong merontokkan bulunya sendiri apabila lingkungan rumahnya terlampau panas. Letakkanlah kucing di tempat yang sejuk, kering serta bersih dengan aliran hawa yang lancar. 

Shampoo & Mandi 
Shampoo yang tidak cocok untuk kucing baik dari sisi kandungan serta derajat keasaman (ph) bisa mengakibatkan kerontokan. Sebagian shampoo yang banyak busanya memiliki kandungan deterjen yang cukup tinggi yang bisa menghematasi kulit serta mengakibatkan kerontokan. Frekwensi mandi yang terus-terusan bisa memengaruhi kelembapan normal kulit & bulu kucing. Kelembapan yang terlalu berlebih bisa jadi tempat yang sesuai sama untuk berkembangnya jamur. Demikian sebaliknya kelembapan yang rendah bikin kulit serta bulu kering serta rapuh. Pembilasan serta pengeringan yang prima dapat juga bikin kulit iritasi serta bulu rontok. 

Kutu/Pinjal (flea) 
Gigitan pinjal bisa menyebabkan kemerahan, bengkak serta radang enteng di sekitar gigitan. Apabila jumlahnya banyak, reaksi alergi serta radang pada kulit makin bertambah, mengakibatkan bakal mempertinggi kemungkinan kerontokan bulu yang tumbuh diatas kulit itu. Saksikan juga : Panduan Membasmi Kutu/Pinjal Kucing 

Tungau (mites) 
Umumnya tungau hidup dengan menghisap cairan badan yang ada dikulit, hingga pada akhirnya kulit mati serta kering disebabkan kekurangan cairan serta nutrisi. Tungau seperti demodex serta scabies kerap menyerang kucing. Mahluk ini hidup serta tinggal dibawah kulit dalam lubang serta terowongan yang digalinya sendiri. Reaksi alergi serta radang yang nampak dapat juga jadi parah rusaknya kulit serta bulu. 

Jamur (mold) 
Indonesia yang ada di daerah tropis dengan kelembapan tinggi adalah daerah yang pas untuk tumbuhnya beragam type jamur. Bulu tidak tipis serta panjang pada kucing juga membuat tempat yang pas untuk tumbuhnya jamur. Salah satu penyakit kulit yang kerap dimaksud Ringworm juga dikarenakan oleh jamur. Terkecuali menyerang kucing & anjing, penyakit ini dapat juga menyerang manusia serta mengakibatkan gatal-gatal dan kemerahan pada kulit. 

Masalah hormon 
Masalah pada produksi sebagian hormon dapat juga memengaruhi situasi kulit serta bulu. Salah satu yang paling terang yaitu kebotakan yang berbentuk simetris pada ke-2 segi badan disebabkan masalah pada hormon adrenal. 

Alergi 
Alergi bisa dikarenakan oleh beragam hal seperti gigitan kutu, makanan, vaksin serta obat-obatan, rumput atau tanaman lain, plastik, dan lain-lain. Pemecahan permasalahan alergi relatif gampang yakni dengan pemberian antihistamin serta menghindari kontak dengan bahan pemicu alergi, yang susah yaitu mencari serta mengidentifikasi bahan pemicu alerginya. 

Obat-obatan 
Obat-obatan anti kanker ketika melakukan kemoterapi dapat juga mengakibatkan bulu rontok. Suntikan sebagian type obat bisa mengakibatkan kerontokan di sekitar tempat suntikan. Bulu umumnya bakal tumbuh kembali sesudah dampak obat habis. 

Masalah kekebalan 
Kerontokan bulu juga terjadi pada beberapa penyakit gangguan kekebalan tubuh seperti autoimun.

Tips Cara Merawat dan Memelihara Kelinci Anggora

Tips Cara Merawat dan Memelihara Kelinci Anggora
Belakangan ini fenomena kelinci hias kerap nampak di beragam media bikin serta tv. Pirsawan di tanah air terasanya memperoleh panorama yang unik dengan Hewan Peliharaan ini. Sebagian stasiun tv ataupun media bikin melihat juga sebagai suatu fenomena hoby, bukanlah bisnis (peternakan). Beberapa pirsawan tv di buat gemas oleh bermacam type kelinci hias itu. Lucu, jinak serta betul-betul fenomena baru. 

Kecenderungan ini lumrah mengingat sampai kini kita cuma tahu bahwa kelinci yang menjai Hewan Peliharaan orang-orang Indonesia macamnya monoton serta cuma dipelihara untuk mengkonsumsi daging. Pelihara kelinci, untuk beberapa petani dikerjakan juga sebagai peliharaan sampingan di samping pelihara kambing, domba atau sapi. Type kelinci yang sampai kini dipelihara petani juga umumnya kelinci lokal yang badannya kecil serta monoton bulunya. Tersebut panduan langkah menjaga serta pelihara Kelinci Angora : 

Suhu hawa lebih dingin dari kandang kelinci umum. 
Makan 3x satu hari serta janganlah banyak terkandung air. 
Janganlah terus-terusan dimandikan (grooming) lantaran bulunya gampang rontok. 
Jagalah kebersihan kandang, biarlah cahaya matahari masuk yang utama janganlah lembab serta aliran hawa baik serta drainasi untuk mengalirkan kotorannya terbangun bersih. 
Ukuran kandang minimum 50×50 cm apabila sangat mungkin buatkan tempat makanan sendiri lebih tinggi dari pijakan kelinci supaya tak terinjak-injak. 
Bila kelinci angora siap beranak jadi siapkan kandang yang lebih luas. 
Beri rerumputan kering diatas kotak kecil supaya kelinci angora terasa hangat untuk persiapan melahirkan. 
Beri makanan dari daun yang hijau, umpamanya rumput lapangan, kangkung serta sayuran yang lain. Berikanlah dalam situasi layu terkecuali dia sendiri yang mencari makanannya. 
Janganlah membersihkan sayuran supaya kandungan airnya rendah, sesuai sama point ke-2. 
Kelinci angora juga suka pada ubi jalar, berikanlah padanya, serta upayakan janganlah berikan makanan cuma satu type saja. Lantaran bakal menyebabkan jemu serta sulit makan. 
Saat makan yang pas seputar puku 7 pagi, siang hari makan seperlunya serta sore hari seputar jam 18. 00. Rutinitas type kelinci memanglah makan selama malam. 
Siapkan tempat tidur sendiri supaya tak terinjak-injak serta terserang kotorannya sendiri. 
Untuk anak kelinci angora upayakan janganlah terlampau banyak terserang tanah lembab atau becek supaya tak terserang penyakit gatal. 
Semoga bermamfaat serta beguna.

Tips Cara Melatih Kucing Kesayangan Anda


Bagaimanakah Melatih Kucing Yang paling disayangi anda? Sisi menarik dari hewan peliharaan kucing yaitu kemandirian serta semangatnya untuk bebas. Tetapi, masih tetap mungkin saja untuk melatih anak kucing Anda lakukan sebagian tingkah laku yang pas dengan Anda serta rumah Anda.



Melatih Perilaku
Anak kucing mempunyai keingintahuan dan hasrat yang tinggi untuk mengenal dan belajar sehingga dapat memperbaiki perilaku yang tidak Anda sukai. Sebagai contoh, pelatihan dasar yang baik akan mengurangi keinginannya melompat ke meja dapur atau kompor.

Cara terbaik mengurangi hewan peliharaan anak kucing melakukan kebiasaan buruk adalah dengan mengatakan "Jangan!" dengan nada agak keras. Jika ini tidak berhasil, sedikit cipratan dari botol semprot atau pistol air akan membuat ia mengerti. Jangan pernah memukul anak kucing untuk menegakkan disiplin, ini hanya mendorongnya menjadi kucing penakut yang kelak membuat Anda frustasi.

Melatih Buang Air
Umumnya kucing dengan cara alamiah adalah binatang bersih hingga Anda semestinya sedikit permasalahan untuk melatih anak kucing buang kotorannya. 

Putuskan di mana Anda kehendaki anak kucing memiliki toiletnya (apakah berbentuk bak kotoran atau tempat spesifik di taman) serta tempatkan anak kucing disana pertama kali pada pagi hari, paling akhir pada malam hari, sesudah tidur serta sesudah makan. Ia bakal secepat-cepatnya mengerti bila setiap waktu butuh buang air jadi ia perlu tempat itu. 

Melatih Pergaulan
Pergaulan merupakan bagian penting dalam perkembangan anak kucing untuk mengajarinya berinteraksi dengan manusia, binatang lain, dan tempat tinggalnya. Ingat, anak kucing itu ringkih dan diperlukan pengawasan jika berdekatan dengan anak-anak.

Memperbanyak Pengalaman
Untuk kurangi rasa takut anak kucing pada suatu hal yg tidak dikenalnya, perkenalkan mereka pada beragam pengalaman serta nada mulai sejak waktu muda. Inginalan bertahap pada nada pengisap debu, mesin pencuci, bel pintu, orang baru, serta suara-suara lain keseharian bakal menolong mereka beradaptasi dengan rumahnya. 

Anak kucing baiknya juga dibiasakan mengetahui suara-suara, panorama, serta bau-bauan diluar rumah seperti jalan raya serta gonggongan anjing, namun lewat cara sedikit-sedikit supaya tak bikin mereka kapok.
© 2013 - 2014 Pet Center - All Rights Reserved - Protected by DMCA
Modified by Nanan Setiana
Back to Top